Fungsi dan Cara Kerja Airbag pada Mobil

Melengkapi berbagai fitur pengaman dalam kendaraan memang harus dilakukan. Salah pengaman penumpang dan pengemudi adalah airbag. Alat pengaman yan gsatu ini akan mengembang saat mendeteksi akan terjadinya tabrakan yang keras. Setelah melengkapi dengan pengaman orang yang ada di dalamnya, maka Anda juga harus memberikan perlindungan berupa premi asuransi.

Sebelum mengetahui mengenai kegunaan dari asuransi tersebut, ada baiknya Anda mengerti cara kerja dan juga fungsi dari airbag. Baru setelah itu, mendaftarkan mobil Anda di asuransi Futuready yang sudah sangat terpercaya,

Cara Kerja Airbag

Mobil yang dilengkapi dengan airbag akan memiliki sensor untuk mendeteksi adanya potensi tabrakan atau tidak. Saat sensor tersebuy mendeteksi akan adanya tabrakan, maka airbag akan langsung mengembang dan melindungi penumpang maupun pengemudi dari bahaya tabrakan.

Apabil tidak terdapat airbag, maka satu-satunya hal yang akan melindungi penumpang dari benturan adalah seatbelt. Namun, pengamanan hanya dengan menggunakan seatbelt tanpa dibarengi dengan airbag dapat menyebabkan cedera pada bagian leher dan juga dada. Itulah mengapa melakukan pengecekan secara rutin terhadap airbag perlu untuk dilakukan.

Pada saat airbag akan mengembang, biasanya akan terdapat asap yang memenuhi mobil. Apabila asap tersebut berasal dari airbag, maka bisa dipastikan bahwa itu adalah tepung jagung yang mana berfungsi untuk mencegah lengketnya airbag pada saat harus mengembang.

Fungsi Airbag

Pada dasarnya, airbag memang dirancang untuk menahan bagian kepala, leher, dan juga dada agar tidak mengalami cidera saat mengalami kecelakaan. Airbag ini sudah dirancang dengan sangat mendetail dan melalui serangkaian pengujian, sehingga tidak akan menghalangi pernafasan pada saat mengembang.

Airbag ini biasa dibuat dengan bahan nilon tipis yang berlubang-lubang, Setelah mengembang, maka airbag akan mengempis secara perlahan. Sedangkan gas yang digunakan untuk mengembangkan airbag adalah nitrogen.

Gas nitrogen aman dihirup, karena memang paru-paru sudah terbiasa menghirup gas yang sangat banyak kadarnya (78% nitrogen) di udara ini. Gas ini tidak akan meracuni tubuh Anda, sehingga aman untuk dihirup.

Informasi Seputar Asuransi All Risk

Anda yang memang sedang belajar mengemudi dan memiliki pengalaman dengan mobil baru, maka Anda perlu mendaftarkan diri ke asuransi All Risk. Apabila mobil Anda mengalami lecet, tergelincir, rusak parah, dicuri, maupun airbag tidak mengembang, maka Anda akan mendapatkan biaya perbaikan dari perusahaan asuransi asalkan memenuhi persyaratan yang ada.

Asuransi yang satu ini memungkinkan untuk memberikan perlindungan yang komprehensif terhadap mobil Anda. Asuransi ini dapat digunakan dengan jangka waktu maksimal lima tahun. Apapun kerusakan yang terjadi pada mobil yang didaftarkan dengan asuransi ini akan mendapatkan ganti rugi.

Apabila airbag Anda terindikasi mengalami kerusakan, maka Anda bisa dengan segera klaim biaya penggantian kepada pihak asuransi. Mengenai seberapa besar tarif premi, maka hal tersebut akan didasarkan pada jenis mobil, nominal pertanggungan, dan persentase batas atas maupun batas bawah di masing-masing wilayah Indonesia.